[FF YAOI Baekyeol/Chanbaek] LITTLE PROMISE


TITLE : LITTLE PROMISE

AUTHOR: DOKI/CHANBAEKYEOLLIE

CAST:         BYUN BAEKHYUN

                        PARK CHANYEOL

                       OH SEHUN

                       HUANG ZI TAO

                      WU YI FAN

                      KIM JONGIN

                      SEOHYUN

                      Etc.

MAIN PAIRING : BAEKYEOL / CHANBAEK

OTHER PAIRING: TAORIS, KAIBAEK, etc.

GENRE : YAOI, Romance, hurt/comfort, dll silahkan readers tentukan sendiri ne ^^

LENGTH : ONE SHOOT

RATED: T sajalah~

WARNING: gaje sekali, typo, ga dapet feel-nya, YAOI,  alur kecepetan, OOC, lebay, ga kebayang, aneh dll

 

JANGAN LUPA RCL YA, KARENA ITU SANGAT MEMBANTU DAN BERARTI BANGET BUAT AKU
don’t be a silent reader please ^^

 

LET’S READ AND HOPE YOU LIKE IT ^_^

 

ALL AUTHOR POV

Tawa renyah dan teriakan bahagia yang dipancarkan dari sebuah rumah kecil membuat hari yang cerah ini terasa begitu indah. Jangan lupakan juga suara tangis yang kadang menghiasi rumah kecil itu, tempat dimana banyak nyawa suci yang terlantar atau tidak diinginkan untuk ada di dunia ini. Bukan, memang semuanya bukan kesalahan mereka sama sekali, namun salahkan orang tua mereka yang dengan lancangnya sempat hampir menghancurkan masa depan nyawa-nyawa suci tersebut. Ya, rumah kecil itu adalah sebuah panti asuhan yang dihuni oleh kurang lebih 15 anak yang beragam usianya, rata-rata mereka berumuran 3-7 tahun walaupun ada beberapa dari mereka yang masih bayi juga.

“ya! Kris hyung! Jangan mencuri boneka pandaku!” teriak Tao, namja kecil bermata panda yang berumur sekitar 5 tahun itu kepada Kris, anak lain yang berumur 7 tahun.

“hahahaha sini kau tangkap kalau bisa!” balas Kris lalu berlari meninggalkan namja manis itu.

BRUUKKK

“HEY KRIS! Apa-apaan kau menabrakku sembarangan! Huh! Lalu itu! Mengapa kau mengambil boneka tao? Kembalikan padanya!” Ucap namja imut dan manis namun sangat cempreng yang memang sering disebut ‘pentolan’ dari semua anak-anak disini.

“arrasso arrasso.. ini bonekamu, tao.” Ucap Kris tunduk dan langsung mengembalikan boneka panda itu kepada pemiliknya.

“gomawo Baekhyun hyung!” ucap Tao yang langsung menghamburkan pelukan kepada Baekhyun, namja imut nan cempreng itu yang umurnya lebih tua 2 tahun dari Tao atau seumuran dengan Kris.

“ne, cheonma..” ucap Baekhyun sambil membalas pelukan Tao.

“Huh.. mengapa aku jarang dipeluk oleh orang-orang?” ucap Kris pelan.

“eoh? Kris hyung juga ingin dipeluk?” ucap Tao kepada Kris.

Kris hanya menjawabnya dengan anggukan pelan.

GREB

Tao, namja manis bermata panda itu langsung menghamburkan pelukan juga kepada Kris. Tak lama kemudian Kris pun membalas pelukan Tao.

“Hey hey hey semuanya! Lihat! Ibu panti sepertinya membawa teman baru untuk kita!” Teriak Baekhyun yang langsung menghentikan semua aktifitas anak panti lainnya dan langsung berlari menuju tempat Baekhyun agar dapat melihat teman baru mereka yang Baekhyun maksud itu.

“asiiiik kita punya teman baruuu!” Ucap Sulli, yeoja kecil berambut cokelat dan cantik itu.

“yeyeyeyeyeyeye KITA PUNYA TEMAN BARU!” sorak sorai semua anak panti karena bahagia saat tahu mereka akan mempunyai teman baru.

“Selamat pagi semuanya.. perkenalkan, ini Park Chanyeol, teman baru kalian. Umurnya 7 tahun.  Dia anak yang manis, jadi Ibu harap kalian semua bisa berteman baik dengan Chanyeol yaa” ucap Ibu Panti kepada anak-anak panti yang sangat antusias terhadap teman barunya itu.

“ne, Ahjumma..” ucap semua anak panti berbarengan.

“Baekhyun-ah, di kamarmu masih ada satu kasur yang kosong kan?” Ucap Ibu panti itu.

“ne, Ahjumma.. masih ada” jawab Baekhyun antusias.

“ya sudah kalau begitu tolong antarkan Chanyeol ke kamar kalian yaa” Ucap Ibu Panti kepada Baekhyun.

“asiik akhirnya kamarku sudah tidak sepi lagi! Ayo Chanyeol kajja kita ke kamar!” Ucap Baekhyun kecil dengan bahagia dan langsung menarik tangan Chanyeol untuk mengikutinya.

Ibu panti itu hanya tersenyum lembut, ya senyuman malaikat yang selalu menguatkan semua anak disini untuk tetap mempunyai tujuan hidup dan.. harapan akan masa depan yang indah. Panggil saja ia, Seohyun ahjumma..

——————–          —————————–          ————————–            —————————-        —–

Di kamar baekhyun, emm tidak lebih tepatnya di kamar BAEKYEOL…

“Chanyeol-ah, ini adalah tempat tidurmu nanti.” Ucap Baekhyun girang.

“……”

“Chanyeol, kau kenapa?” Tanya baekhyun pada Chanyeol.

“a..ani..” ucap Chanyeol singkat.

“tapi..kenapa dari tadi kau diam saja? Apa kau punya masalah? Ceritakan saja padaku…” ucap Baekhyun sambil menarik tangan Chanyeol (lagi) untuk duduk di pinggir kasurnya.

“a..aku..takut…” ucap Chanyeol.

“kenapa kau takut? Tidak ada yang jahat disini.” ucap Baekhyun lembut.

“bukan itu maksudku.. aku tidak bilang kalian jahat.. maksudku aku masih takut dengan kejadian kemarin yang terjadi pada orang tuaku…” Jawab Chanyeol.

“kau masih memiliki orang tua? Waaah beruntung sekali.. bukankah mempunyai orang tua itu sangat seru? lalu apa yang kau takutkan?” Tanya Baekhyun.

FLASHBACK

“Chanyeol-ah, kau hebat sekali! Appa dan oemma sangat bangga karena kau bisa meraih peringkat pertama! Daebak sekali anak appa ini..” Puji Appa Chanyeol kepada anaknya sambil menyetir karena mereka akan pergi menuju sebuah toy store untuk membelikan hadiah kepada anaknya itu.

“gomawo appa.. aku akan berusaha semaksimal mungkin agar setiap tahun saat kenaikan kelas, aku bisa meraih peringkat pertama, supaya appa dan oemma bisa membelikanku mainan baru setiap tahunnya hehehe” ucap Chanyeol

TUK

Oemma Chanyeol memukul ringan kepala Chanyeol.

“dasar appa dan anak tidak jauh berbeda! Setiap hal baik yang dilakukan, pasti ada maunya.” Ucap Oemma Chanyeol sambil tersenyum lembut.

“hehehe kan hanya setiap tahun oemma.. dan setiap aku ulang tahun juga yaa” ucap Chanyeol sambil tertawa dengan memamerkan gigi putihnya yang tersusun rapi itu.

Tiba-tiba…..

 

 

BRUAAAKKK CKIIIIITTTTTT

 

JGEEERRRRRRRR

 

 

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” jerit semua orang yang ada dalam mobil kecil itu.

“a..appa…oe..oemma….” ucap Chanyeol tertahan.

Tidak lama kemudian beberapa ambulance dan mobil polisi langsung mengerubuni tempat kejadian itu. Tak lupa beberapa orang yang langsung berlari untuk membantu korban kecelakaan maut itu.

 

“appaaaaa oemmaaaa jangan tinggalkan akuuuuu huwaaaaa hiks hiks hiks APPAAA OEMMAAA!” jerit Chanyeol histeris saat melihat orang tuanya dibawa masuk menuju sebuah ambulance.

Ya, pada akhirnya orang tua Chanyeol tidak dapat diselamatkan pada kecelakaan beruntun itu, sekitar 4 mobil bertabrakkan dan hanya satu yang selamat, yaitu CHANYEOL yang tidak terdapat luka sedikit pun karena posisinya tepat berada dipelukan oemma-nya.

END FLASHBACK

“me..mereka.. meninggalkanku.. mereka pergi dari dunia ini.. hiks hiks” Ucap Chanyeol dengan suara isakan yang terdengar cukup jelas.

“mereka bilang mereka menyanyangiku tapi mengapa mereka meninggalkanku? Meninggalkanku seorang diri seperti ini? Apa mereka tidak tahu bahwa sekarang aku masih ketakutan? Apa mereka kira aku tidak sedih dan menderita setelah melihat kejadian itu secara langsung? Aku..takut… Baekhyun.. aku..takut… hiks hiks”  Ucap Chanyeol lagi.

 

GREB~

Baekhyun langsung merengkuh dengan erat tubuh Chanyeol yang saat ini sangat terlihat rapuh itu, bisa dilihat dari pancaran matanya yang sangat menyiratkan kesedihan.

“Uljima.. aku yakin mereka pasti sangat mencintaimu.. mereka pergi dari dunia ini bukan karena kehendak mereka.. tapi karena takdir  yang mengharuskan mereka untuk pergi ke pelukan tuhan. Itu yang Ibu panti katakan padaku saat aku mengalami hal yang sama denganmu.. Jadi jangan menangis, ne? kau tidak sendiri.. jangan takut..” ucap Baekhyun yang masih memeluk chanyeol sambil mengusap punggung Chanyeol.

“ja..jadi.. orang tuamu juga meninggalkanmu?” Tanya Chanyeol.

“ne.. sama sepertimu..” ucap Baekhyun sambil melepaskan pelukannya.

“kalau begitu, aku mohon.. bantu aku agar bisa melupakan kejadian ini, dan bantu aku untuk membuktikan pada orang tuaku bahwa aku bisa membuat mereka bangga di surga sana..” Mohon Chanyeol pada Baekhyun.

“dengan senang hati…” ucap Baekhyun dengan senyum indah yang menampakkan eye smile-nya itu.

GREB~

Sekali lagi mereka berpelukan dengan Chanyeol yang memulainya lebih dulu.

“Gomawo…” ucap Chanyeol dengan senyum yang terpancar dari sudut bibirnya.

——————–          —————————–          ————————–            —————————-        —–

“anak-anak! Ayo kemari! Ini sudah waktunya untuk makan siang. Ayo semuanya duduk di tempat masing-masing ya..” Ujar Seohyun ahjumma memanggil para anak panti.

“asiiik waktunya makaaan” ucap Amber girang.

“Chanyeol-ah, ayo kita makan!” ucap Baekhyun.

“kajja! Aku juga sudah lapar hehehe” ucap Chanyeol yang terlihat sudah semakin membaik dari hari ke hari.

Ya, sekarang Chanyeol sudah bisa beradaptasi dengan semua anak panti disini, dan sedikit demi sedikit pikirannya tentang kecelakaan maut itu mulai terlupakan mungkin lebih tepatnya sudah tidak membuatnya takut dan tertekan lagi.

SKIP TIME

3 TAHUN KEMUDIAN…

“emm Baekhyun-ah, jika kau sudah besar nanti kau ingin menjadi apa?” ucap Chanyeol saat ia dan Baekhyun sedang duduk bersender di bawah pohon rindang yang ada di taman panti itu, ya, tempat favorit Baekhyun dan Chanyeol.

“entahlah.. mungkin aku ingin menjadi pemain sepak bola! Hehehe” Ucap Baekhyun sambil tersenyum senang.

“pemain bola? Dengan tubuhmu yang kecil seperti ini? Menurutku, lebih baik kau menjadi penyanyi saja saat sudah besar nanti! Suaramu yang melengking itu terdengar merdu saat kau sedang bernyanyi. Jika kau menjadi pemain bola, nanti bagaimana kalau tiba-tiba pemain lain yang badannya tinggi sepertiku menghadangmu dan tanpa sengaja menabrakmu. Lalu kalau kau terluka dan kakimu terkilir lalu kau diamputasi, bagaimana?” ucap Chanyeol.

PUK

“jadi kau menyumpahiku, eoh? Nanti kalau aku sudah besar, badanku pasti akan menjadi lebih tegap dan lebih tinggi darimu!” Ujar Baekhyun dengan oktaf yang sedikit ditinggikan.

“hey! Jangan teriak-teriak! Kupingku bisa sakit kalau kau terus teriak-teriak seperti itu! Hahahaha” ucap Chanyeol lalu berlari meninggalkan Baekhyun.

“Kau mau ku pukul lagi, eoh?!?!” Teriak Baekhyun lagi sambil berlari mengejar Chanyeol.

“kejar aku kalau kau bisa hahahaha” Ucap Chanyeol.

“ Yak!! Chanyeol! Jangan cepat-cepat! Hey! Pendekkan kaki jenjangmu itu! Dasar tiang listrik!” Teriak Baekhyun lagi.

“kau saja yang terlalu pendek hahahaha” ucap Chanyeol.

BRUK

“aaaw!” teriak Baekhyun.

“baek..baekhyun?” Ucap Chanyeol dan Chanyeol langsung menolehkan kepalanya untuk melihat keadaan Baekhyun.

“Baekhyun! Kau kenapa?” Teriak Chanyeol sambil berlari mendekati tempat Baekhyun terjatuh tadi.

“aw..appo.. yeollie, appo.. hiks hiks” Ucap Baekhyun meringis sambil menghapus kasar air matanya.

“Ommo! Lututmu berdarah baekki…” Ucap Chanyeol lagi dengan wajah panik dan khawatir.

“appo..hiks hiks hiks” Ucap Baekhyun sambil terisak.

“Baekki, cepat naik ke punggungku. Aku akan menggendongmu.” Ucap Chanyeol.

“tapi.. aku kan berat.. hiks hiks..” Ucap Baekhyun lagi.

“tidak.. kau itu ringan. percaya padaku. Kau itu jauh lebih kurus dari pada aku. Ayo cepat! Sebelum lukamu bertambah parah” ucap Chanyeol lagi.

Kemudian Baekhyun pun mengikuti perintah Chanyeol. Lalu, ia menyenderkan kepalanya di bahu Chanyeol. Terlihat senyum kecil yang terpampang dari bibir Chanyeol yang sedang menggendong Baekhyun itu.

“Uljima ne.. akan kita obati lukamu itu..” Ucap Chanyeol lembut masih dalam posisinya yang menggendong Baekhyun.

“ne.. gomawo yeollie” Jawab Baekhyun.

“cheonmaneyo baekki” Ucap Chanyeol kepada Baekhyun.

——————–          —————————–          ————————–            —————————-        —–

Siang pun telah berganti malam, begitu pula dengan mentari yang berganti dengan rembulan. Terlihat 2 orang namja kecil yang berusia 10 tahun itu, sedang duduk di dekat jendela sambil memandangi pemandangan malam yang indah itu. Tak lupa dengan semilir angin yang berhembus lembut menyapa surai kedua namja kecil itu.

“Baekki…” Panggil Chanyeol.

“hmm?” Jawab Baekhyun dengan memejamkan matanya karena sedang menikmati semilir angin itu.

CHU~

Mata Baekhyun langsung membelalak saat Chanyeol menempelkan bibirnya dengan bibir Baekhyun. Hemm.. mungkin hanya sekitar 1 menit, tapi itu sukses membuat jantung kedua namja kecil itu berdetak cepat.

“yeollie…” Panggil Baekhyun.

“ada apa?” Jawab Chanyeol sambil tersenyum lalu duduk kembali di tempatnya tadi.

“mengapa kau menciumku?” Tanya Baekhyun sambil mengerjap-ngerjapkan matanya dan itu membuatnya semakin terlihat imut.

“Aku suka baekki..” Jawab Chanyeol dengan senyum yang masih terpampang jelas di wajah tampannya.

“mwo? Bukankah kau namja dan aku juga namja?” Tanya Baekhyun bingung.

“memangnya kenapa? Aku tidak peduli kau itu namja atau yeoja. Yang pasti aku menyukai Baekhyun. Aku suka wajah manis dan imut Baekhyun. Aku suka saat melihat Baekhyun tersenyum. Aku suka saat Baekhyun peduli padaku. Aku suka semuanya dari Baekhyun.” Jawab Chanyeol masih dengan senyum lembutnya itu.

“ta..tapi..” Ucap Baekhyun.

“kenapa? Apakah Baekki tidak suka dengan Yeollie?” Tanya Chanyeol dengan ekspresi wajahnya yang terlihat kecewa seketika.

“a..aku..aku juga menyukai yeollie.. tapi bukankah seorang namja harus bersama dengan seorang yeoja?” Ucap Baekhyun.

“molla.. jika memang ada peraturan seperti itu, mungkin aku akan mendandani Baekki seperti seorang yeoja agar aku bisa bersama Baekki.” Ucap Chanyeol yang akhirnya memasang senyumannya itu lagi.

“jeongmal? Lalu aku akan terlihat seperti yeoja? Lalu bagaimana aku bisa menjadi pemain sepak bola?” Ujar Baekhyun bingung.

“hemm.. karena itu, aku bilang kau lebih baik menjadi penyanyi saja. Aku tidak mau kalau sudah besar nanti, kekasihku akan terluka karena bermain sepak bola. Permainan itu terlalu keras untuk tubuh mungilmu.” Ucap Chanyeol.

“ya sudah, kalau begitu, aku akan mengganti cita-citaku! Aku akan menjadi seorang penyanyi dan yeollie.. menjadi pemain sepak bola saja! Menggantikanku!” ucap Baehyun.

“ani.. aku ingin menjadi seorang fotografer saja agar aku bisa memotret Baekki setiap Baekki konser atau menyanyi di panggung. Dan saat photoshoot, akulah yang akan memotret Baekki agar Baekki tidak diganggu oleh namja lain.” Ucap Chanyeol.

“apa kau sebegitu menyukaiku?” Tanya Baekhyun.

“ne.. aku sangaaat menyukai Baekki. Jadi, Baekki mau kan menjadi namjachingu Chanyeol?” Ucap Chanyeol lalu menggenggam jemari mungil Baekhyun.

“ne, aku..mau.. asal Yeollie berjanji bahwa Yeollie akan selalu bersama Baekki.” Ucap Baekhyun sambil menatap mata Chanyeol.

CHUP~

Kali ini Chanyeol hanya mencium kedua pipi Baekhyun. Dan alhasil terlihatlah rona merah dari pipi Baekhyun yang semakin membuatnya terlihat imut itu.

“Kau cantik sekali…” Puji Chanyeol kepada Baekhyun.

“Kau..juga tampan..” Ucap Baekhyun sambil menunduk karena menyembunyikan rona merah yang terpampang lagi di kedua pipinya.

Ya, rembulan, bintang, angin, dan benda angkasa lainnya menjadi saksi perjalinan kisah cinta kedua namja kecil itu. Memang umur mereka masih sangat muda, tapi siapa yang bisa mengelak sebuah takdir bernama cinta yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka.

——————–          —————————–          ————————–            —————————-        —–

“Baekhyun-ah!” Panggil Sehun.

“ne.. waeyo?” Tanya Baekhyun.

“bisakah kau membantuku mengerjakan PR-PR ini? Banyak yang tidak aku mengerti .” Jawab Sehun.

“Baiklah.. apa yang bisa aku bantu, sehun-ah?” Tanya Baekhyun lagi.

“yang nomor 5.” Ucap Sehun.

“oooh yang ini… disini kau hanya tinggal menambahkan to be-nya saja. Misalnya subjeknya YOU, kau tinggal tambahkan saja kata are sebelum adjektif yang kau gunakan.” Jelas Baekhyun kepada Sehun.

“ooh begitu ya, baiklah aku paham sekarang. Lalu kalau bahasa Inggrisnya ‘saranghae’ itu apa?” Tanya Sehun dengan senyum jahil yang tidak disadari oleh Baekhyun.

“mmm.. I love you.” Jawab Baekhyun.

“nado saranghae Baekhyun-ah.. hahahaha” Ucap Sehun lalu memeluk Baekhyun.

“hey! Apa yang kalian lakukan?!?!” Teriak Chanyeol.

Sehun pun langsung melepaskan pelukannya pada Baekhyun tapi cengirannya itu masih saja terpampang di wajah tampannya itu.

“aku hanya memeluk Baekhyun karena tadi dia bilang I Love You kepadaku. Itu saja.” Ucap Sehun santai.

“mwo? Benarkah?” Tanya Chanyeol dengan wajahnya yang langsung terlihat kusut.

“Habisnya tadi Sehun yang bertanya padaku, apa bahasa inggrisnya ‘saranghae’? ya sudah, aku jawab saja I love you..” Ucap Baekhyun polos.

“Hahahahahaha aku hanya mengerjaimu Baekhyun ” Ucap Sehun lalu mencolek pipi Baekhyun singkat dan langsung berlari menjauhi Baekhyun dan Chanyeol.

“Hey! Jangan sentuh Baekki-ku!” ucap Chanyeol yang langsung mengejar Sehun.

“hahahahahaha”

Baekhyun hanya diam di tempatnya sambil tersenyum manis melihat tingkah Chanyeol dan Sehun itu.

“Baekhyun-ah..” Panggil Seohyun ahjumma.

“ne, ahjumma..” jawab Baekhyun.

“apa kau melihat Chanyeol?” Tanya Seohyun ahjumma.

“ne, dia sedang bermain dengan Sehun.” Ucap Baekhyun sambil menunjuk ke arah mana Chanyeol dan Sehun tadi berlari.

“baiklah. Terima kasih, baekhyun..” Ucap Seohyun Ahjumma sambil tersenyum manis kepada Baekhyun dan mengusap pucuk kepala baekhyun dengan lembut.

——————–          —————————–          ————————–            —————————-        —–

Senja sudah mulai terlihat dari suasana yang terlihat semakin meredup. Tapi jelas terlihat dua namja kecil sedang bersender di bawah pohon, tempat mereka biasa membicarakan apapun. Ya, siapa lagi jika bukan Baekhyun dan Chanyeol.

“Baekki.. ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu.” Ujar Chanyeol pada Baekhyun.

“hmm? Bicarakan saja.” Ucap Baekhyun.

“emm… aku.. a..aku…” Ujar Chanyeol gugup.

“kau kenapa?” Tanya Baekhyun.

“a..aku..aku akan pergi.” Ucap Chanyeol sambil menunduk.

“pergi? Pergi kemana?” Tanya Baekhyun bingung.

“aku akan pergi meninggalkanmu.. meninggalkan teman-teman.. meninggalkan panti ini.. karena aku..” Ucap Chanyeol.

“karena apa?” Teriak Baekhyun.

“…….”

“karena apa Chanyeol? Jawab aku!” Ucap Baekhyun dengan suara melengkingnya.

“karena sudah ada keluarga baru yang akan mengadopsiku sebagai anak mereka.. mianhae Baekki..” Ucap Chanyeol.

“kau diadopsi? Ke..kenapa harus kau? Kenapa kau harus meninggalkanku? Hiks hiks hiks aku mohon jangan pergi Yeollie…” Mohon Baekhyun.

“tapi… Seohyun ahjumma bilang kalau orang tua baruku akan datang malam ini untuk menjemputku.. mianhae Baekki..” Ucap Chanyeol yang langsung memeluk Baekhyunnya.

“kau..jahat! kau bilang kau akan terus bersamaku.. ta..tapi.. sekarang kau justru akan pergi dengan mendadak seperti ini.. kau jahat.. hiks hiks hiks” Ucap Baekhyun sambil terisak dan masih ada dalam dekapan hangat sosok kecil Park Chanyeol.

“jangan menangis Baekki.. aku mohon.. Baekki, dengarkan aku. Aku tidak akan meninggalkanmu karena aku akan selalu ada disini…” Ucap Chanyeol sambil menarik tangan Baekhyun dan meletakkannya di dada Baekhyun.

“dan Baekki akan selalu ada disini… dihatiku..” Ucap Chanyeol lagi lalu mengalihkan tangan Baekhyun menuju dadanya.

“Jadi, aku tidak akan meninggalkan Baekki.. arrasso?” Ucap Chanyeol lembut sambil menghapus air mata yang keluar dari pelupuk mata Baekhyun.

Baekhyun hanya mengangguk. Tiba-tiba chanyeol mengambil sebuah ranting pohon yang kecil namun cukup kuat dan mulai menggerakkannya menuju pohon rindang, tempat mereka bersandar itu.

“Baekki, sekarang tanggal berapa?” Tanya Chanyeol.

“13 September 2013. Waeyo?” Ujar Baekhyun.

‘130913’

“130913? Maksudmu?” Tanya Baekhyun saat melihat Chanyeol menuliskan angka-angka tersebut di batang pohon besar itu.

“7 tahun dari hari ini, aku akan menemuimu lagi di tempat ini dan setelah itu, aku berjanji aku akan selalu ada di samping Baekki. Dan 7 tahun dari hari ini, aku akan membuktikan kepada Baekki kalau aku adalah namjachingu terbaik untuk Baekki.” Ucap Chanyeol.

“130920?” Ucap Baekhyun.

“ne… 13 September tahun 2020 nanti kita akan bertemu lagi. Di tempat ini, pada jam yang sama. Pukul 17.00” Ucap Chanyeol.

“kau janji?” Tanya Baekhyun.

“iya aku janji… dan aku tidak akan mengingkarinya.. ” Ucap Chanyeol.

CHU~

Untuk kedua kalinya Chanyeol menempelkan bibirnya dengan bibir tipis nan mungil milik Baekhyun. Baekhyun memejamkan matanya. Lalu Chanyeol mendekap tubuh mungil Baekhyun itu dengan sangat erat, seolah ia tidak ingin melepaskannya.

“Park Chanyeol suka Byun Baekhyun..” Ucap Chanyeol pada Baekhyun masih dalam posisi memeluk erat Baekhyun.

“aku juga suka Chanyeol..” Jawab Baekhyun sambil tersenyum.

“oh iya, ada satu permintaan dariku.” Ucap Chanyeol.

“apa?” Tanya Baekhyun.

“Kau tidak boleh mengizinkan siapapun untuk menyentuh bibirmu ya karena itu hanya untukku dan hanya milikku. Hehehe” Bisik Chanyeol di telinga Baekhyun.

BLUSH~

Perkataan Chanyeol tadi sukses membuat pipi Baekhyun menjadi semerah tomat.

“Chanyeol-ah.. Orang tuamu datang..” Panggil Seohyun ahjumma.

“ne, ahjumma. Tunggu sebentar.” Jawab Chanyeol.

“Baekki, ayo kita masuk ke dalam. Kau harus melihat calon appa dan oemma-mu saat besar nanti hehehehe” Ucap Chanyeol lalu menautkan jemari-jemarinya dengan jemari-jemari mungil milik Baekhyun.

Di dalam panti asuhan…

“Annyeong Chanyeol.. aku oemma-mu dan ini adalah appamu..” Ucap seorang yeoja paruh baya sambil mendekati Chanyeol.

“annyeong..emm.. oemma..” Ucap Chanyeol dan membuat yeoja itu tersenyum manis.

“kajja Chanyeol… Ayo kita berangkat sekarang.” Ucap seorang namja yang resmi menjadi appa Chanyeol.

Chanyeol menoleh ke arah Baekhyun dan sedikit berlari mendekati Baekhyun. Ia memeluk Baekhyun dengan sangat erat.

“Baekki.. tunggu aku 7 tahun lagi, ne? Aku sayang Baekki.. jaga diri Baekki baik-baik yaa” Ucap Chanyeol pada Baekhyun.

“Ne, aku akan menunggu Chanyeol. Aku juga sayang Yeollie.. hati-hati ne.. jangan lupakan aku” Ucap Baekhyun.

“bye bye.. aku tidak akan pernah melupakan Baekki..” Ucap Chanyeol dan berjalan menjauh dari Baekhyun.

——————–          —————————–          ————————–            —————————-        —–

Beberapa tahun kemudian….

“haduuuuh mengapa tugas-tugas ini banyak sekali sih! Huh! Merepotkan saja!” Ucap seorang namja manis sambil menggumam sendiri.

“Hey Baekhyun-ah! Kau kenapa? Dari tadi kau seperti marah-marah sendiri. Apa kau gila setelah ditinggal Park Chanyeol pergi?” Ucap Sehun.

“Yak! Aku tidak gila! Enak saja kau! Aku yakin nanti pasti Chanyeol akan kembali.” Ucap Baekhyun, namja manis itu.

Baiklah, akan aku ceritakan. Sekarang umur Baekhyun sudah 15 tahun, dan ia memutuskan untuk hidup mandiri dan menetapkan dirinya untuk tinggal di sebuah apartemen yang ia sewa bersama Sehun, teman satu pantinya dulu. Dan ini adalah tahun pertama mereka menjadi seorang siswa SMA yang terletak di sebuah kota bernama Busan.

“hmm.. Sehun-ah, kapan Luhan hyung akan main kesini lagi? Sepi sekali jika hanya ada kau dan aku di apartemen ini.” Tanya Baekhyun.

“mungkin Luhan hyung akan kesini saat liburan nanti. Katanya dia sedang sibuk dengan kegiatan bakti sosialnya itu.” Jawab Sehun sambil mengambil 2 kaleng soda dan menyerahkan yang satunya kepada Baekhyun.

“yaaah… berarti masih sekitar satu minggu lagi? Hufft.. aku bosan.” Ucap Baekhyun.

“ne, aku juga sangat bosan tapi nanti aku ada janji akan bermain basket di lapangan sekolah bersama Kai. Kau mau ikut?” Ajak Sehun.

“ne, aku ikut! Aku sangat jenuh di apartemen dan hanya menonton tv seperti ini.. jam berapa kau akan ke sekolah?” Ucap Baekhyun.

“Aku dan Kai janjian untuk bertemu jam 16.00, tapi biasanya ia sering datang telat. Oh iya, kemarin Kai sempat menanyakan namamu kepadaku! ” Jawab Sehun.

“memangnya kenapa? Apa dia ada urusan denganku?” Ucap Baekhyun sambil agak berpikir.

“haduuuh aku masih tidak percaya bisa mempunyai sahabat sepolos ini. Huffft.. itu berarti, mungkin saja ia menyukaimu, Byun Baekhyun…” ucap Sehun.

“tapi kan, aku sudah milik Park Chanyeol.” Jawab Baekhyun mantap.

“apa kau yakin kalau Chanyeol-mu itu akan kembali? Lagipula, Kai cukup tampan menurutku, ia juga sangat ramah. Aku yakin, kau akan terpesona dengannya.” Ucap Sehun.

“hufft.. sudahlah. Aku ingin bersiap-siap. Sekarang sudah jam 15.50. apa kau tidak siap-siap?” Tanya Baekhyun.

“haiiiih mengganti topik pembicaraan saja. Ne, aku juga akan bersiap kalau begitu.” Jawab Sehun.

Di lapangan sekolah….

“heyyoo Sehun-ah!” Sapa Kai kepada Sehun.

“heyyo Jongin-ah! tumben sekali kau bisa datang tepat waktu?” Ucap Sehun.

“memang kau kira aku selalu terlambat? Hemm kalau sekolah mungkin aku akan datang terlambat, tapi kalau bermain seperti ini aku pasti akan datang tepat waktu hahahaha hey Sehun, kau bersama…” Ucap Kai terputus.

“ne, ini Baekhyun. Baekhyun-ah, perkenalkan ini Kai.” Ucap Sehun memperkenalkan kedua temannya itu.

“bangapta Baekhyun-ssi..” Ucap Kai sambil menjabat tangan mulus Baekhyun.

“ne, bangapta Kai-ssi…” Ucap Baekhyun sambil membalas uluran tangan Kai.

“hey, jangan lama-lama. Kajja Kai kita bermain.” Ucap Sehun sambil menghancurkan kaibaek moments.

“aiishhh ne ne..” Ucap Kai.

DUK DUK DUK DUK (anggap saja ini suara bola basket #plaak)

Sudah lebih dari 30 menit Baekhyun tetap duduk di pinggir lapangan sambil terus memandangi permainan Sehun dan Kai yang bisa dibilang cukup handal dalam permainan basket itu.

‘hemm pasti Chanyeol juga pandai bermain basket seperti mereka… aku merindukannya…’ batin Baekhyun dalam hati.

“hey Baekhyun! Kau melamun?” Sapa Kai sambil melambaikan tangannya di depan wajah Baekhyun.

“hah? Eh, emm.. ani.. kemana Sehun?” Tanya Baekhyun.

“ooh.. tadi dia bilang dia ingin membeli softdrink dulu.” Jawab Kai.

“Oh iya Kai, kau itu teman sekelasnya Sehun?” Tanya Baekhyun.

“emm ne. tapi aku baru masuk beberapa minggu lalu. Dan dialah orang pertama yang aku kenal di kelas. Ehmm Baekhyun..” Ucap Kai.

“Waeyo?” Ucap Baekhyun sambil menoleh ke arah Kai.

Sontak Baekhyun membelalakkan matanya saat ia melihat wajah Kai sudah berada pada jarak yang sangat dekat dengan wajahnya. Kai langsung menangkupkan wajah Baekhyun dengan kedua tangannya. Dengan jarak yang sedekat ini, Baekhyun mengakui sekali bahwa Kai itu sangat emm.. tampan dan err.. sangat seksi ditambah dengan beberapa butir keringat yang meluncur dari pelipisnya.

“Byun Baekhyun, aku.. menyukaimu…” Ucap Kai dan makin mempersempit jarak diantara mereka.

Kau tidak boleh mengizinkan siapapun untuk menyentuh bibirmu ya karena itu hanya untukku dan hanya milikku. Hehehe

DEG

Tiba-tiba ucapan Chanyeol waktu itu terngiang kembali di ingatan Baekhyun, dan itu semakin membuatnya rindu akan sosok pangeran kecilnya itu.

SRET

Dengan sigap Baekhyun meletakkan tangannya tepat di depan bibir plum-nya itu dan bibir Kai sukses menempel dengan tangan Baekhyun itu.

“Baek..hyun?” Ucap Kai speechless.

“Mianhae Kai.. a..aku tidak bisa..a..aku pergi.. mianhae..” Ucap Baekhyun dan langsung berlari pergi menjauhi Kai.

——————–          —————————–          ————————–            —————————-        —–

Baekhyun berlari dengan cepat menuju sebuah pohon besar nan rindang tempat ia dan Chanyeol sering bermain dan bercanda riang dulu. Ya, tempat memorable yang sangat ia rindukan… Tanpa terasa bulir-bulir air matanya sudah berjatuhan dan dengan kasar ia menghapus air matanya itu.

‘130913’

Ia langsung mengelus lembut tulisan yang terpampang pada pohon tua itu. Ya, tulisan itu masih terlihat dengan sangat jelas walaupun sudah bertahun-tahun lamanya angka-angka itu ditulis.

“Yeollie… hiks hiks Bogoshippo… Jeongmal bogoshippo….hiks hiks” Ucap Baekhyun sambil terus mengusap tulisan Chanyeol kecilnya itu.

“hiks hiks hiks.. Yeollie.. cepatlah datang.. aku sangat merindukanmu.. apa kau masih ingat janji itu? Hiks hiks hiks yeollie.. bogoshippo.. hiks hiks hiks..” Ucap Baekhyun lagi dengan diiringi sebuah isakan kecil dari kedua pelupuk indahnya itu.

Tiba-tiba sebuah tangan kekar melingkar manis di pinggang ramping milik Baekhyun.

“nado.. nado bogoshippo, my Baekki..” Ucap namja dengan suara bass khasnya.

“Yeollie?” Panggil Baekhyun.

“Ehmm?” Jawab Chanyeol lalu mengecup singkat leher mulus Baekhyun sambil terus memeluknya.

“benarkah ini Yeollie?” Tanya Baekhyun.

Chanyeol pun langsung membalik tubuh Baekhyun dengan singkat agar ia bisa melihat wajah manis Baekhyun yang selalu terbayang di otaknya selama ini.

“Kau tidak percaya? Bukankah wajahku tidak berbeda dengan dulu? Ne, aku Park Chanyeol ehmm ani aku Lee Chanyeol karena Donghae appa telah mengganti nama margaku menjadi sama dengan marganya.” Ucap Chanyeol.

“bukankah waktu itu kau berjanji menemuiku pada 13 September tahun 2020 nanti? Bukankah itu masih 2 tahun lagi?” Tanya Baekhyun lagi.

“sepertinya Tuhan mendengar doaku selama ini agar bisa dipertemukan sesegera mungkin dengan malaikatku ini… kau tidak berubah Baekki.. Masih manis dan imut seperti dulu.. dan masih pendek juga seperti dulu.” Ucap Chanyeol sambil menyentil pelan hidung mancung Baekhyun.

“Yak! Aku tidak pendek! Kau saja yang terlalu ting- mmmpphhh yeollieh…. Mppphhh” Ucapan Baekhyun terputus karena Chanyeol langsung melumat bibirnya dengan lembut.

“Saranghae..mmmppphhh Baek mmpphh Baekki..” Ucap Chanyeol disela-sela ciuman lembut ini.

“nado..mmmpphhh..saranghae…mmpphh..” JawabBaekhyun.

Dan ciuman itu pun berubah menjadi ciuman panas untuk mengobati rasa kerinduan kedua namja ini yang sudah bertumbuh besar seiring dengan bertambah besarnya perasaan cinta mereka….

Di bawah pohon rindang… tempat mereka berjanji satu sama lain… tempat mereka mencurahkan semua isi hati mereka… tempat mereka tertawa.. tempat mereka menangis…. Dan tempat mereka kembali bersama untuk selamanya…

-THE END-

23 thoughts on “[FF YAOI Baekyeol/Chanbaek] LITTLE PROMISE

  1. fadillaBYUN(mrs.byun) says:

    hhuuaaa!!! sweett badai.. aiguuu manisnyaaa >.<
    pernah di post di facebook ne?
    aku pernah baca loh… dan aku juga udah komen nama Fb ku FadiellaBlackjackissmelf*gaknanya. dan sumpah ini bener-bener nge-feel parah jiwa Baekyeol ku kumat dah… dan yayayaya kai .,.. ckckck kasian*poppoBaek#eh?
    kkk~ sudah ah, yang jelas aku kagum dah ama ff ini :* di fb bacotanku udah banyak jadi baca di fb aja, tau kalau ada WP nya pasti aku komen di WP nya duluan🙂 keren dehh WPnya author-nim BaekYeol Line yahh?? ah joha! love BaekYeol dan Baekris*ditabokChanYeol kwkwkwk udah ah, buat lagi yang swweeeet nya gak kalah ama ff ini ne?? aku reader yg setia koq🙂 aku tunggu ff BaekYeol lainnya atau Baekris atau kaiBaek apalah asal ada My Baby Baekkie^^ meongg eh anyeong!^^

    • chanbaekyeollie says:

      biasalah chingu, couple ini mah emang ga pernah asem ataupun asin #plaaak
      iya, ini pernah aku post di fb hehehehe makasih banyak ya chingu udah mau baca ff ini dan komen jugaaa {{}} makasih banget ini sangat memotivasi aku #eaaa *tapi serius beneran ._.v
      aku juga baekyeol shipper akut-kut-kut hahahaha😀
      aku sedang proses bikin ff baekyeol lagi hehehe, mungkin bakal nyeritain baekyeol pas lagi pacarannya *bocoran *ga ada yang mau tau

  2. Dee says:

    Demi apapunnn!!! Inii ff gilaaa..niat banget tau gak bikinnyaa..bikin orang pengen baca dari ulangg…DAEBAK DEH POKOKNYAA..BAEKYEOLNYAAA..ampunnn hard shipper nihhh…GILAAA..

  3. so luyoung says:

    Yaampun thor,, so sweeeet bgt ini…
    Feelny nauzubillah,, kerasa bgt, haduh susah klo di ungkapin pake kata2..
    Saya sebagai chanbaek hardcore shipper sangat berterima kasih atas ffny..*bow* aduh itu bahasany.. Udah deh intinya daebbak!!
    Kereen abizz..
    And last keep writing!!^^)9

  4. dephie nanda says:

    “memangnya kenapa? Aku tidak peduli kau itu namja atau yeoja. Yang pasti aku menyukai Baekhyun. Aku suka wajah manis dan imut Baekhyun. Aku suka saat melihat Baekhyun tersenyum. Aku suka saat Baekhyun peduli padaku. Aku suka semuanya dari Baekhyun.”. Hummmm chanyeol benar bngt.. Stju.. Kalian emang di tkdirkan hrus sllu bersama..🙂
    FF ini bgus bgt,, aplgi momen saat baekyeol duduk brdua di bwah pohon rindang,, kesannya romantis bngt..
    Dan baekhyun sangat menepati janjinya,, walau smpat terpana dengan ketampanan sesosok Kai,,
    Chanceol sdikit tak konsisten akan janjinya.. Tpi gg apalah kan dngn begitu bisa cepet” ketemu..
    Dae to the bak buat FF nie,,
    Buat authornya di tunggu ff selanjutnya..😉

  5. Lee taemin 2Min says:

    Wewwwwwwww

    Huhuuuuu pertama bacaaa sumpahhh nyesekkk,
    Pas cerita kecelakaan trusss yeol yang ♏ªυ pigiii..
    Ituuu nyesekkk sumpahhh..

    Tapiii nyesssss manisss banget akhirrr nyaaa..
    Huhuhu suka banget samaa nih ff.
    Ending yang paling aku sukaaa..
    Daebakkkk manisssss..
    Ǘϑäђ‎​​ jarang nemu ff maniss giniii..
    Kebanyakan ANGST yang buat galau -_-”
    Daebak thor😀

  6. Ichsan Arifin says:

    Sumpah demi apapun ini FF meski one shoot tapi kerennnnnnnnnn .BaekYeol shipper? Yeahh me toooo salam kenal min😉 buat cerita yg berchapter donk biar panjang ff nya😉 tapi ada satu yg kurang min alurnya kecepatan😥 kebanyakan skip😥 butt DAMN LIKE THIS FF ({}) daebak min semoga cerita yg akan di buat lebih sukses dri FF ini ya #hidupbaekyeol shipper ({})

your comments are meaningful for me. gomawo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s